Dalam Accurate 5, perhitungan RI (Revenue Invoiced) dan PI (Project Income) yang menghasilkan kemungkinan unbilled tidak nol (selisih) biasanya berkaitan dengan perbedaan antara pendapatan yang sudah diakui (invoiced) dan pendapatan yang sudah dihasilkan dari pekerjaan proyek.
Jika ada kondisi ketika nilai RI menjadi berbeda setelah di tarik ke PI, dan nilai Unbillednya tidak habis, hal ini disebabkan beberapa hal berikut ini :
- Pembulatan yang dilakukan oleh Accurate. Pembulatan tersebut terjadi dikarenakan adanya perhitungan yang menghasilkan desimal lebih dari 6 dibelakang koma, sedangkan Accurate hanya bisa menghitung 4 dibelakang koma.
- Pada formulir RI, jurnal yang terbentuk dihitung berdasarkan perhitungan nilai barang per unit (hal ini yang menyebabkan adanya pembulatan). Sedangkan pada PI, jurnal dihitung berdasarkan perkalian total barang dengan Rate ataupun Penambahan dengan beban lainnya. Sebagai illustrasi berikut tampilan gambar contoh kasus.

Informasi Detail Transaksi RI

Jurnal RI

Informasi Detail Transaksi PI pada bagian Item

Informasi Detail PI pada bagian Expense (beban)

Jurnal PI
Contoh Perhitungan RI – PI :
- RI: Rp 100.000.000 (sudah difakturkan)
- PI: Rp 120.000.000 (pendapatan seharusnya diakui)
Dalam hal ini, terdapat unbilled revenue sebesar Rp 20.000.000 yang perlu diakui dengan jurnal penyesuaian.
Terima kasih atas waktu dan perhatian Anda. Semoga artikel ini memberikan informasi yang berharga dan bermanfaat tentang Accurate 5.