Mitra Pembukuan Indonesia

Perbedaan Prime dan Base Amount – Accurate 5

Dalam Accurate 5, pengguna sering dihadapkan pada istilah Prime Amount dan Base Amount saat mencatat transaksi atau melihat laporan keuangan. Memahami perbedaan Prime dan Base Amount ini sangat penting untuk memastikan pencatatan keuangan yang akurat, terutama dalam hal perhitungan pajak atau diskon.

Dalam report atau pada modul-modul tertentu, kita bisa menemukan istilah Price Base – Price Prime atau Debit/Credit (Prime) – Debit/Prime (Base).

Misal sebuah contoh :

  • Perusahaan di database, menggunakan default currency Rupiah (Rp)
  • Ada transaksi pembayaran menggunakan Bank USD dengan nilai $10. Dalam hal ini, kurs Rupiah terhadap Dollar misal Rp 10.000, maka nilai yang dibayarkan adalah sejumlah Rp 100.000 ($10 x kurs)
Perbedaan Prime dan Base Amount - Accurate 5
  • Ketika kita membuka report All Jurnal, tampilan default-nya akan menggunakan mata uang default currency yaitu Rp 100.000
  • Jika kita ingin mengetahui nilai dollar dalam transaksi tsb, kita bisa memasukan variabel Credit (Prime)
Perbedaan Prime dan Base Amount - Accurate 5
  • Jadi, perbedaan Prime dan Base amount adalah sebagai berikut :

Prime adalah nilai berdasarkan mata uang asli, sedangkan Base adalah nilai berdasarkan default currency yang digunakan di database-nya.

Secara singkat, Prime Amount adalah jumlah transaksi sebelum penyesuaian (seperti pajak atau diskon), sedangkan Base Amount adalah jumlah setelah penyesuaian. Memahami perbedaan ini sangat penting dalam pencatatan akuntansi, terutama untuk memastikan bahwa laporan keuangan mencerminkan transaksi dengan akurat. Accurate 5 memudahkan pengguna untuk melacak kedua jumlah ini secara otomatis, sehingga pengguna dapat membuat keputusan keuangan yang lebih tepat.

Terima kasih atas waktu dan perhatian Anda. Semoga artikel ini memberikan informasi yang berharga dan bermanfaat tentang Accurate 5.