Dalam proses administrasi penjualan, terkadang Anda mungkin menghadapi error atau pesan kesalahan saat menyimpan penerimaan penjualan di Accurate Online. Salah satu pesan kesalahan yang umum adalah “No. Bukti Potong Faktur XXX Harus Diisi”. Pesan ini menunjukkan bahwa ada informasi yang belum lengkap pada dokumen yang sedang diproses. Artikel ini akan membahas cara mengatasi error ini dan memastikan bahwa penerimaan penjualan dapat disimpan dengan benar. Apabila tampil pesan eror “No. Bukti Potong Faktur XXX Harus Diisi” saat menyimpan transaksi Penerimaan Penjualan, seperti pada gambar dibawah ini :

Eror tersebut terjadi dikarenakan Anda belum mengisikan Nomor Bukti Potong PPh atas Faktur Penjualan yang akan dibuatkan Penerimaan Penjualannya. Untuk mengisikan Nomor Bukti Potohng PPh, buka Rincian Faktur pada formulir Penerimaan Penjualan tersebut lalu isi nomor bukti potong PPh pada kolom yang tersedia.

Nomor bukti potong ini sifatnya wajib diisikan ketika melakukan penginputan Penerimaan Penjualan atas Faktur yang dikenakan PPh. Karena potongan PPh ini dilakukan oleh pihak Perusahaan dimana jika sudah ada penerimaan/pelunasan yang diterima dari pelanggan maka seharusnya Bukti Potong PPh juga sudah diberikan ke Pelanggan yang bersangkutan.
Error “No. Bukti Potong Faktur XXX Harus Diisi” saat menyimpan penerimaan penjualan di Accurate Online biasanya disebabkan oleh kolom nomor bukti potong yang belum diisi. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas. Anda dapat mengatasi masalah ini dengan cepat dan memastikan bahwa semua informasi yang diperlukan sudah lengkap. Accurate Online membantu Anda dalam mengelola transaksi penjualan dengan lebih efisien. Dan mengetahui cara menangani error ini dapat meningkatkan produktivitas administrasi Anda. Jika Anda memerlukan bantuan lebih lanjut atau memiliki pertanyaan, tim dukungan Accurate Online siap membantu Anda.
Terima kasih atas waktu dan perhatian Anda. Semoga artikel ini memberikan informasi yang berharga dan bermanfaat tentang Accurate Online.