Mitra Pembukuan Indonesia

Error “NIK Harus Diisi” Saat Menyimpan Transaksi Faktur Penjualan – Accurate Online

Error “NIK harus diisi” saat penyimpanan transaksi faktur penjualan di Accurate Online sering kali terjadi saat pengguna mencoba menyimpan atau memproses transaksi faktur penjualan tanpa melengkapi data yang diperlukan. NIK (Nomor Induk Kependudukan) merupakan salah satu informasi penting yang dibutuhkan oleh sistem. Terutama ketika perusahaan terlibat dalam transaksi yang memerlukan pelaporan pajak atau data lainnya yang terkait dengan identitas pelanggan.

Error NIK Harus Diisi 1

Terkait pesan error “NIK Harus Diisi” saat akan menyimpan transaksi Faktur Penjualan. Hal ini dikarenakan Pelanggan yang dipilih pada transaksi Faktur Penjualan tersebut, tidak memiliki NPWP atau menggunakan NPWP Nol (yang diisikan sebanyak 15x) namun belum mengisi data NIK-nya.

Agar transaksi Faktur Penjualan tersebut bisa disimpan, silakan lakukan pengecekan ke Detail Pelanggan tersebut melalui menu Penjualan | Pelanggan. Lalu pilih dan buka Data Pelanggan, ke tab Pajak dan cek pada kolom NIK. Lalu lengkapi informasi pada kolom NIK sesuai kebutuhan.

Error NIK Harus Diisi 2

Catatan :

Kolom NIK pada data pelanggan bisa dikosongkan, namun saat membuat transaksi penjualan yang dikenakan Pajak atas pelanggan tersebut. Kolom NIK harus diisi sehingga bisa menghasilkan faktur pajak.
Pengisian NIK Pelanggan bisa juga dilakukan melalui formulir Transaksi Faktur Penjualan pada tab Info Lainnya. Hal ini bertujuan jika NIK dan Nama Wajib Pajak yang digunakan pada transaksi Faktur Penjualan tersebut berbeda dengan Nama Pelanggan yang digunakan pada transaksi tersebut.

Error NIK Harus Diisi 3

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat mengatasi error “NIK harus diisi” saat menyimpan transaksi faktur penjualan di Accurate

Terima kasih atas waktu dan perhatian Anda. Semoga artikel ini memberikan informasi yang berharga dan bermanfaat tentang Accurate Online.