Mitra Pembukuan Indonesia

Akun Penerimaan Barang Belum Tertagih 0 Pada Jurnal Retur Pembelian – Accurate Online

Dalam dunia bisnis, transaksi pembelian barang dan jasa merupakan hal yang umum dilakukan. Proses ini tidak hanya melibatkan penerimaan barang, tetapi juga pengelolaan tagihan yang berkaitan. Di Accurate Online, hal ini dapat dicatat dan dikelola dengan menggunakan akun khusus, yaitu akun Penerimaan Barang Belum Tertagih 0.

Ilustrasi : terdapat transaksi Retur Pembelian atas Penerimaan Barang untuk Item A dan Item B, masing-masing sebanyak 3 pcs dan 2 pcs dan dihasilkan dengan jurnal dibawah ini. (Perhatikan Gambar).

Transaksi Retur Pembelian - Akun Penerimaan Barang

Transaksi Retur Pembelian

Jurnal Transaksi Retur Pembelian - Akun Penerimaan Barang

Jurnal Transaksi Retur Pembelian

Maka penjelasan atas jurnal Retur Pembelian diatas adalah sebagai berikut ini :

  • Dalam Jurnal Retur Pembelian, akun Penerimaan belum tertagih nol. Ini mungkin karena ada transaksi Penerimaan Barang yang diretur tanpa menggunakan transaksi Pesanan Pembelian, atau karena harga barang yang dibeli telah diisikan. Anda bisa melakukan pengecekan ke transaksi Penerimaan Barang yang diretur tesebut, lalu lihat jurnal transaksi Penerimaan Barang-nya. Jika jurnalnya juga 0, dan terdapat Pesanan Pembelian, anda bisa melakukan pengecekan transaksi Pesanan Pembelian atas transaksi Penerimaan barang tersebut.

Transaksi Penerimaan Barang yang diretur

Jurnal Transaksi Penerimaan Barang yang diretur

Catatan : hal ini juga berlaku pada akun Hutang Usaha, yaitu jika retur pembelian Faktur Pembelian.  Hal ini dikarenakan harga beli pada Faktur Pembelian tersebut 0.

  • Karena ada perbedaan antara harga beli dan nilai persediaan yang diambil dari database Accurate Online, akun Beban Selisih Pembelian Barang ditampilkan dalam jurnal Retur Pembelian. Kenapa terjadi selisih ? Karena transaksi retur pembelian adalah pembayaran untuk stok barang dari pencatatan Accurate Online, yang akan mengikuti ketentuan metode penilaian persediaan yang berlaku pada database tersebut, apakah itu rata-rata atau FIFO.Menggunakan akun yang digunakan pada “Akun selisih pembelian belum tertagih”, yang dapat ditemukan di menu “Pengaturan”, “Pilihan”, “Pembelian”, dan “Akun selisih pembelian belum tertagih.”

Akun Penampung Selisih nilai Pada Jurnal Retur Pembelian

Pada ilustrasi ini, dikarenakan nilai Akun Penerimaan Belum Tertagih-nya adalah 0, maka selisihnya adalah sebesar nilai persediaan-nya yaitu Rp 26.693,877549.

  • Akun nilai Persediaan pada Jurnal Pembelian merupakan nilai persediaan berdasarkan urutan keluar barang di database Accurate Online tersebutmengikuti metode penilaian persediaan yang digunakan. Informasi metode penilaian persediaan yang digunakan bisa dilihat dari menu Pengaturan | Preferensi | Fitur pada tab Perusahaan. Anda juga dapat mengakses Laporan Rincian Nilai Persediaan, yang dapat diakses melalui menu Laporan | Persediaan. Pilih nama barang yang diretur dan atur parameter tanggalnya.

Rincian Nilai Persediaan Item A

Rincian Nilai Persediaan Item B

Berdasarkan Laporan diatas, bahwa nilai persediaan yang dijurnal berasal dari ITEM A yaitu Rp 26.993, 88 merupakan nilai rata-rata dari saldo nilai persediaan terakhir sebelum retur dilakukan yaitu Rp 62.285,71 dibagi dengan total kuantitas sebelum di retur yaitu 7 pcs. Sedangan ITEM B tidak memiliki nilai saldo persediaan.

Kesimpulan:

  • Karena transaksi retur pembelian berasal dari Transaksi Penerimaan Barang yang tidak mengisikan harga belinya pada Pesanan Pembelian-nya, jurnal pada Akun Penerimaan Barang Belum Tertagih memiliki nilai nol.
  • Dan akun Beban Selisih Pembelian Barang pada jurnal Retur Pembelian merupakan akun untuk menampung selisih antara nilai harga beli barang (hutang-nya) dengan nilai persediaan yang dikeluarkan.

Terima kasih atas waktu dan perhatian Anda. Semoga artikel ini memberikan informasi yang berharga dan bermanfaat tentang Accurate Online.